Mengalirkan Potensi Diri Resume hari ke tiga



📝 Mengalirkan Potensi Diri: Dari Tidak Percaya Diri Menjadi Penulis Hebat

🌸 Pembuka

Pada hari ketiga kegiatan KBMN PGRI Gelombang 34, saya kembali mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias. Materi malam ini disampaikan oleh narasumber luar biasa, Ibu Aam Nurhasanah, dan dipandu oleh moderator Ibu Eka.

Penulis resume Tini Suhartini 

Nara sumber ibu Aam Nurhasanah 

Moderator ibu Eka Agisty

KBMN PGRI gelombang 34 

Judul materi  Gali Potensi Ukir Prestasi 

Materi yang dibawakan sangat menginspirasi, karena tidak hanya membahas teori, tetapi juga perjalanan nyata yang penuh perjuangan dalam menggali potensi diri hingga meraih prestasi.


📌 Inti Materi

1. Setiap Orang Memiliki Potensi

Setiap individu memiliki potensi dalam dirinya, baik berupa bakat, minat, maupun kemampuan. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang jika tidak digali dan diasah dengan sungguh-sungguh.


2. Gali Potensi, Ukir Prestasi

Menggali potensi berarti:

  • Mengenali diri

  • Mencoba hal baru

  • Terus belajar dan berlatih

Sedangkan mengukir prestasi membutuhkan:

  • Proses

  • Kerja keras

  • Ketekunan

Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui perjalanan panjang.


3. Cara Menggali Potensi Diri

Potensi dapat mulai digali dari:

  • Hal yang disukai

  • Hal yang dialami

  • Hal yang dikuasai

Dari sinilah ide menulis bisa mulai tumbuh dan berkembang.


4. Perjalanan Inspiratif Narasumber

Ibu Aam Nurhasanah berbagi pengalaman luar biasa:

  • Pernah gagal di KBMN dan mencoba kembali

  • Mulai dari buku antologi hingga buku solo

  • Mengikuti lomba dan meraih juara

  • Menjadi moderator, editor, hingga narasumber

  • Berhasil menulis puluhan buku

Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan adalah hasil dari ketekunan dan tidak mudah menyerah.


5. Kendala dalam Menulis dan Solusinya

Beberapa kendala yang sering dialami:

  • Kehabisan ide

  • Tidak percaya diri

  • Merasa tidak berbakat

  • Takut mendapat penilaian negatif

Solusinya:

  • Ikut komunitas menulis

  • Mengikuti tantangan menulis

  • Belajar dari tulisan orang lain


6. Pentingnya Membaca dan Menulis

Membaca akan membuka wawasan, sedangkan menulis akan memperkuat kemampuan berpikir dan mengekspresikan diri. Semakin banyak membaca, semakin kaya tulisan yang dihasilkan.


💡 Insight Pribadi

Dari materi ini, saya tersadarkan bahwa selama ini mungkin kita sering ragu terhadap potensi diri sendiri. Padahal, setiap orang memiliki kelebihan yang bisa dikembangkan.

Saya juga belajar bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Kisah Ibu Aam membuat saya semakin yakin bahwa dengan konsistensi dan semangat, saya pun bisa menghasilkan karya.


🚀 Aksi Nyata

Setelah mengikuti materi ini, saya berkomitmen untuk:

  • Lebih percaya diri dalam menulis

  • Menggali potensi diri melalui pengalaman sehari-hari

  • Konsisten menulis di blog

  • Mengikuti tantangan menulis


🌱 Penutup

Materi hari ketiga ini memberikan motivasi yang sangat kuat untuk terus berkembang. Saya semakin yakin bahwa potensi diri harus digali dan dikembangkan agar dapat menghasilkan karya yang bermanfaat.

Seperti yang disampaikan, mulailah menulis dan tinggalkan jejakmu, karena dari sanalah karya besar akan lahir.


❓ Refleksi

Sudahkah kita benar-benar mengenali dan menggali potensi diri yang kita miliki

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Pendidik dan Pengajar

Ternyata Resume Bisa Jadi Buku!