KBMN PGRI Gelombang 34 Bersama Bunda Kanjeng
RESUME KEGIATAN HARI PERTAMA KBMN PGRI GELOMBANG 34
Hari/Tanggal: Senin, 20 April 2026
Waktu: 19.00 – 21.15 WIB
Narasumber: Bunda Kanjeng
Moderator: Ibu Helwiyah
Materi: Writing is My Passion
Kegiatan KBMN Gelombang 34 berlangsung dengan penuh antusias dan inspirasi. Dalam pemaparannya, Bunda Kanjeng menekankan bahwa untuk menjaga semangat menulis tetap menyala dan fokus, seorang penulis perlu bergabung dalam banyak komunitas menulis. Lingkungan yang positif akan mendorong konsistensi dan produktivitas. Selain itu, penting menanamkan mindset bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat, serta menyadari bahwa menulis merupakan bagian dari amal jariyah ilmu yang pahalanya terus mengalir. Peserta juga diajak untuk belajar dari penulis hebat dunia seperti J.K. Rowling, Andrea Hirata, dan Pramoedya Ananta Toer, serta memahami bahwa tulisan pertama tidak harus sempurna.
Dalam praktiknya, narasumber membagikan beberapa teknik menulis yang dapat diterapkan. Pertama, teknik free writing, yaitu menulis secara bebas tanpa takut salah agar ide dapat mengalir. Kedua, teknik story telling, yaitu menulis seperti sedang bercerita santai layaknya berbincang dengan keluarga atau teman, sehingga tulisan terasa lebih hidup dan tidak kaku. Ketiga, membiasakan diri dengan rumus menulis 15 menit setiap hari sebagai langkah sederhana namun efektif untuk menjaga konsistensi. Dalam menangkap ide menulis, setiap orang memiliki cara berbeda, namun dapat dimulai dengan menjadi pendengar dan pembaca yang baik, mengikuti kegiatan seperti taklim atau tadabur alam, serta aktif membaca dan mengamati diskusi di komunitas.
Lebih lanjut, dalam menyiapkan tulisan, penulis perlu menentukan apa yang akan ditulis, siapa target pembaca, dan mengapa tema tersebut dipilih, dengan menggunakan pendekatan 5W+1H agar tulisan lebih terarah. Proses menulis dimulai dari menuangkan ide ke dalam draf, kemudian dilanjutkan dengan tahap editing dan revisi hingga tulisan siap dipublikasikan, baik ke media online maupun diterbitkan menjadi buku. Pada sesi tanya jawab, narasumber memberikan solusi agar tulisan tidak berhenti pada diri sendiri, melainkan dipublikasikan melalui blog atau komunitas menulis, serta dapat dikembangkan menjadi buku, termasuk tulisan dari media sosial maupun karya anak-anak. Sebagai penutup, Bunda Kanjeng menegaskan kunci utama menjadi penulis adalah konsistensi melalui prinsip 3M, yaitu menulis, menulis, dan menu
Komentar
Posting Komentar